ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF THE YANBU'A METHOD IN IMPROVING THE UNDERSTANDING OF TAJWID AMONG STUDENTS AT THE DARUSY SYAFA'AH ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN CENTRAL LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.51672/jbpi.v7i1.988Keywords:
Yanbu’a Method, Tajwid Understanding, Qur’anic Learning, StudentsAbstract
This study was motivated by the low ability of students in reading the Qur’an and understanding tajwid, particularly in the aspects of makharijul huruf, tajwid rules, shifatul huruf, bacaan gharib, and waqaf wa ibtida’. This study aimed to describe the implementation of the Yanbu’a method in improving students’ understanding of tajwid at Darusy Syafa’ah Islamic Boarding School and to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This research employed a qualitative field research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Yanbu’a halaqah teachers and students. Data analysis used the Miles and Huberman model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that the Yanbu’a method was implemented systematically through halaqah learning using talaqqi, musyafahah, sorogan, tashih, and muroja’ah methods. The method proved effective in improving students’ Qur’anic reading skills, especially in makharijul huruf, tajwid rules, shifatul huruf, bacaan gharib, and waqaf wa ibtida’. Supporting factors included teacher competence, direct practice-based learning, and a conducive Islamic boarding school environment, while inhibiting factors included differences in students’ basic abilities and limited learning time.
References
Aisyah, S. (2022). Penerapan makharijul huruf dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 115–126.
Ananda, R. (2023). Pembelajaran waqaf dan ibtida’ dalam meningkatkan pemahaman bacaan Al-Qur’an. Jurnal Studi Al-Qur’an, 6(1), 44–56.
Fauzi, A., & Hasanah, N. (2023). Efektivitas pembelajaran Al-Qur’an berbasis praktik langsung terhadap kefasihan membaca santri. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(1), 78–89.
Jannah, M. (2022). Penguasaan shifatul huruf dalam meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Tajwid, 5(2), 90–101.
Khadafi, M. (2023). Kesulitan santri dalam memahami bacaan gharib pada pembelajaran tajwid. Jurnal Pendidikan Islam dan Tahfidz, 7(1), 52–63.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2023). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Muh Yahya Nur Fuad. (2026). Pembelajaran bacaan gharib pada santri melalui metode Yanbu’a. Jurnal Studi Al-Qur’an dan Hadis, 11(1), 66–79.
Muhammad Nur Ihsan. (2023). Implementasi metode Yanbu’a dalam meningkatkan pemahaman hukum tajwid. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 133–145.
Nugroho, A. (2023). Pengaruh kegiatan tashih terhadap ketelitian membaca Al-Qur’an peserta didik. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 9(1), 70–82.
Nurhayati. (2022). Penerapan metode talaqqi dan musyafahah dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 98–110.
Rahman, H. (2023). Metode drill dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Islam, 8(3), 120–131.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Alfabeta.
Sulaiman. (2022). Problematika pembelajaran Al-Qur’an berbasis halaqah di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 6(2), 140–152.
Syukur, A. (2023). Pembiasaan membaca Al-Qur’an dalam meningkatkan pemahaman hukum tajwid. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 88–100.
Tarissa Octaviani. (2025). Efektivitas metode Yanbu’a terhadap peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an santri. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 4(1), 34–46.
Wahyuni, S. (2022). Pembelajaran berbasis praktik langsung dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 55–67.
Zainuddin. (2023). Pengaruh lingkungan pesantren terhadap motivasi belajar membaca Al-Qur’an santri. Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 10(2), 101–113.


